iweilepunews.com
Sumber-Dunia militer
MIMIKA – Seorang prajurit TNI, Sersan Satu (Sertu) Arifin, gugur saat menjalankan tugas pengamanan rombongan kendaraan milik PT Freeport Indonesia yang diserang oleh pasukan Organisasi Papua Merdeka (OPM) di wilayah Mile 50, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Rabu (11/2/2026).
Insiden penyerangan terjadi ketika aparat keamanan tengah mengawal konvoi kendaraan operasional PT Freeport yang melintas di jalur tersebut. Tiba-tiba, kelompok bersenjata dilaporkan melakukan serangan dari lokasi yang diduga berada di sekitar area perbukitan dan hutan lebat.
Dalam kontak tembak yang terjadi, Sertu Arifin mengalami luka tembak dan dinyatakan gugur. Aparat keamanan langsung melakukan tindakan balasan serta mengamankan area sekitar untuk mencegah serangan lanjutan.
Hingga saat ini, aparat gabungan TNI-Polri masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian guna mengejar para pelaku. Situasi di Mile 50 dilaporkan dalam pengamanan ketat.
Pihak berwenang juga berkoordinasi dengan manajemen PT Freeport Indonesia untuk memastikan keselamatan para pekerja dan kelancaran operasional pasca-insiden.
Gugurnya Sertu Arifin menambah daftar panjang korban aparat keamanan dalam tugas pengamanan wilayah rawan konflik di Papua. Aparat menegaskan akan terus meningkatkan kewaspadaan dan operasi penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata yang mengganggu stabilitas keamanan di wilayah tersebut.Julandi(iweilepunews.com)



